Rantai Kumparan Tahan Las Tipe AS G30
Rantai gulungan uji kelas 30 adalah jenis rantai sambungan las dan rantai serbaguna dengan kualitas komersial normal. Terbuat dari baja karbon rendah. Rantai gulungan uji tidak memiliki jarak antar mata rantai yang seragam dan tidak dapat digunakan dengan kerekan. Rantai ini diberi cap kira-kira setiap satu kaki dengan simbol pabrikan dan tanda kelas: 3, 30, atau 300. Penggunaan umum dariRantai koil tahan G30Termasuk rantai penghalang, rantai pengaman trailer, konstruksi ringan, industri kelautan, dll. Harap diperhatikan bahwa rantai koil tahan beban G30 tidak boleh digunakan untuk aplikasi pengangkatan. Rantai koil tahan beban Wristrong G30 diproduksi sesuai dengan persyaratan yang diatur oleh ASTM pada tahun 1980, NACM pada tahun 1990, 1996, 2003. Kami juga dapat menyediakan komponen pengangkat yang relevan untuk memenuhi kebutuhan penggunaan Anda.
Keunggulan: Sampel tersedia (untuk mengecek kualitas), Desain khusus (pencetakan logo), Berbagai kemasan (karung goni, roda plastik, drum besi, kotak kayu), Waktu tunggu singkat, Berbagai metode pembayaran (T/T, LC, Paypal, Alipay).
Nomor Model: Rantai Kumparan Bukti G30
-
Peringatan:
Rantai tidak boleh digunakan pada alat pengangkat rantai.
Jangan pernah menggunakan beban berlebih.
1: PEMBENTUKAN: Pemeriksaan bentuk sambungan dan takik V diperlukan selama seluruh prosedur. Pemeriksaan dimensi diperlukan.
2: PENGELASAN: Pengelasan dilakukan menggunakan proses pengelasan butt resistansi dan diposisikan di tengah salah satu kaki mata rantai. Pengelasan dilakukan dengan halus di seluruh sisinya. Mata rantai dan hasil pengelasan tidak boleh menunjukkan retakan, lekukan, atau cacat serupa yang merugikan rantai setelah dilas. Diameter material pada bagian pengelasan tidak boleh melebihi persyaratan dimensi dan tidak boleh kurang dari diameter material mata rantai. Untuk rantai yang dilas dengan halus, sirip yang disebabkan oleh pengelasan akan dihilangkan dan hasil pengelasan akan dilakukan dengan halus di seluruh sisinya. Penempatan hasil pengelasan di tengah laras lurus dan toleransi yang dikenakan pada tonjolan di bagian pengelasan akan memberikan jarak bebas yang dibutuhkan.
3: KALIRATASI: Pemeriksaan dimensi diperlukan untuk setiap kalibrasi. Beban uji pada kalibrasi harus dicatat untuk setiap batch.
4: PENANDAAN: Mesin Kalibrasi Rantai. Dua seri tersedia untuk penandaan/pencetakan rantai berdiameter 5mm hingga 16mm. Pengoperasian satu tombol. Meng采用 sistem kontrol PCC dengan fungsi berhenti otomatis saat terjadi kesalahan, desain cetakan yang wajar. Menambahkan fungsi penimbangan sendiri untuk mesin guna meningkatkan stabilitas operasional.
Sistem penandaan pneumatik yang juga dapat menandai dua tautan sekaligus.
5: PERLAKUAN PANAS: Semua rantai telah diberi perlakuan panas frekuensi menengah, dikeraskan dari suhu di atas titik AC3 dan ditempa sebelum dikenakan gaya uji manufaktur. Kondisi penempaan setidaknya sama efektifnya dengan suhu 400°C yang dipertahankan selama 1 jam. Saat diusulkan untuk verifikasi, rantai sampel telah diuji setelah dipanaskan kembali dan dipertahankan selama 1 jam pada suhu 400°C dan kemudian didinginkan hingga suhu ruangan. (AS 2321:2014 mensyaratkan rantai untuk ditempa pada suhu minimal 200°C untuk V200 dan 380°C untuk V400).

















