Belenggu Jangkar Haluan Galvanis Tipe Baut G2130 Tipe AS Tempa
ItuBelenggu busur G2130Belenggu jangkar tipe baut, atau yang juga dikenal sebagai belenggu jangkar tipe baut, adalah jenis belenggu yang umum digunakan dalam aplikasi pengangkatan dan pemasangan. Desainnya memiliki bentuk melengkung dan rakitan baut+mur yang menyatukan ujung-ujung belenggu dengan kuat.
Bahan konstruksi: Baja karbon untuk badan belenggu, sedangkan baja paduan membentuk baut dan mur, menjamin daya tahan dan ketahanan di bawah beban berat.
Desain Bentuk Busur: Kontur yang melengkung menawarkan ruang bebas internal yang lebih besar, sehingga memudahkan pemasangan beberapa sling atau komponen pengangkat lainnya.
Baut berulir: Baut yang memiliki ulir ini dikencangkan dengan cara diputar ke dalam badan belenggu, sehingga menawarkan sambungan yang mudah dan aman.
Peringkat Beban: Belenggu busur G2130 tersedia dalam berbagai batas beban kerja (WLL), yang menunjukkan berat maksimum aman yang dapat ditanganinya. Memilih belenggu dengan WLL yang sesuai untuk aplikasi yang dimaksud sangat penting.
Fleksibilitas: Belenggu ini dapat diaplikasikan di berbagai industri, meliputi konstruksi, maritim, transportasi, operasi off-road, dan pengangkatan berat. Belenggu ini sering digunakan dalam sistem pengikatan, titik jangkar, dan untuk menghubungkan rantai atau tali.
Saat menggunakan belenggu busur G2130, sangat penting untuk mematuhi tindakan pencegahan keselamatan dan pedoman penggunaan yang tepat. Ini termasuk pemeriksaan sebelum penggunaan untuk tanda-tanda kerusakan atau keausan, menghindari beban yang berlebihan, dan menjaga sambungan yang aman. Konsultasi dengan standar keselamatan dan industri yang relevan sangat penting untuk memastikan penggunaan dan kepatuhan yang tepat.
Nomor Model: Belenggu busur G2130
-
Peringatan:
- Kapasitas Beban: Setiap belenggu memiliki ambang batas beban yang telah ditentukan. Melebihi ambang batas ini dapat menyebabkan kerusakan, yang memicu kecelakaan. Selalu periksa ambang batas beban dan gunakan belenggu dengan ukuran yang sesuai untuk pekerjaan tersebut.
- Pemeriksaan Rutin: Periksa belenggu sebelum setiap penggunaan untuk melihat tanda-tanda keausan, perubahan bentuk, atau kerusakan. Belenggu yang rusak harus segera diganti untuk mencegah kecelakaan.
- Pengencangan yang Memadai: Pastikan baut terpasang dengan aman dan dikencangkan untuk mencegah terlepasnya baut secara tidak sengaja selama pengoperasian.
- Kemiringan yang Tepat: Gunakan belenggu dalam rentang sudut yang telah ditentukan. Hindari pembebanan samping, karena dapat melemahkan belenggu dan mengurangi daya lenturnya.
Ditempa, didinginkan dan dikeraskan, dengan pin paduan, digalvanis celup panas.
Beban uji maksimum adalah 2,2 kali batas beban kerja, kekuatan putus minimum adalah 6 kali batas beban kerja.















